Upaya Bersihkan Narkoba, Polsek Cukuh Balak Bina Belasan Orang Diduga Pernah Pakai Sabu

Administrator   |   Kegiatan Polres Tanggamus  |   Rabu, 09 September 2020 - 18:34:12 WIB   |  dibaca: 1134 kali
Upaya Bersihkan Narkoba, Polsek Cukuh Balak Bina Belasan Orang Diduga Pernah Pakai Sabu

Kapolsek Cukuh Balak Ipda Eko Sujarwo, SH. M.Si saat Melakukan Pembinaan di Mapolsek setempat.

Cukuh Balak - Polsek Cukuh Balak, Polres Tanggamus menerima penyerahan/pelaporan diri 12 orang yang duga pernah bertransaksi maupun memakai narkoba jenis sabu dari tiga orang tersangka yang sudah ditangkap beberapa hari lalu.

Ke duabelas orang tersebut datang dengan diantarkan tokoh masyarakat dan Ahmad Farid yang merupakam salah satu anggota DPRD Tanggamus asal Kecamatan Cukuh Balak, Rabu (9/9/20).

Dalam pembinaan itu, Kapolsek menegaskan berkali-kali kepada ke 12 orang tersebut agar mereka benar-benar insyaf mengkonsumsi barang haram, lantas mereka mengucapkan janji menjauhi Narkoba.

Kapolsek Cukuh Balak Ipda Eko Sujarwo, SH. M.Si mengungkapkan bahwa mereka berasal dari lima pekon, yakni Pekon Pekondoh, Putih Doh, Tengor, Kacamarga dan Banjarmanis semua di Kecamatan Cukuh Balak.

"Hasil keterangan tiga tersangka yang terlibat dalam kasus peredaran narkoba, diketahui sejumlah orang yang pernah bertransaksi, dan kini sudah 12 orang sudah menyerahkan diri," kata Ipda Eko, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK.

Ia menambahkan, karena sudah ada itikad baik dari mereka dan mengakui perbuatannya, serta tidak mau mengulanginya lagi maka diputuskan dilakukan pembinaan.

Hal itu merupakan kebijakan setelah Polsek Cukuh Balak berkoordinasi dengan para aparat pekon, dan anggota DPRD Tanggamus di Kecamatan Cukuh Balak Ahmad Farid.

"Meski hanya pembinaan tapi ke depan jika di antara mereka terlibat dalam kasus narkoba akan kami lakukan tindakan hukum. Sebab dalam pembinaan mereka membuat surat pernyataan dan berjanji tidak terlibat dalam kasus narkoba," jelasnya.

Ia menambahkan, isi kesepakatan lainnya, pertama, sanggup untuk tidak menggunakan narkoba; siap membantu Polsek Cukuh Balak dalam memberantas narkoba; siap dilakukan tes urine berkala satu pekan sekali; apabila ditemukan tes urine positif siap diproses secara hukum.

"Bagi mereka juga dituntut untuk membantu upaya pencegahan, penindakan terhadap peredaran narkoba di wilayah Polsek Cukuh Balak," tegasnya.

Menurut Ahmad Farid, pihaknya sebagai tokoh masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Polsek Cukuh Balak yang bersedia melakukan pembinaan. Sebab narkoba sudah menyebar bahkan sampai ke pelajar.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polsek Cukuh Balak yang bersedia melakukan pembinaan kepada warga yang pernah terlibat narkoba. Dan upaya itu harus terus dilakukan karena saat ini peredaran narkoba sudah meluas," kata Farid.

Sebelumnya Polsek Cukuh Balak, Polres Tanggamus menangkap tiga tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu di Pekon Tengor, Kec Cukuh Balak.

Ketiganya berinisial MA (30) dan RY (27) warga Pekon Putih Doh, IR (32) warga Pekon Tengor, Kec Cukuh Balak. Kini mereka sudah diproses di Satnarkoba Polres Tanggamus.

Penangkapan pertamanya dilakukan terhadap MA berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di sebuah jembatan yang terletak di Pekon Tengor, Cukuh Balak sering digunakan untuk narkoba.

Saat ditangkap MA menyembunyikan barang bukti di atas tembok pembatas jembatan pada Rabu (2/9) sekitar pukul 21.30 WIB

Dari MA didapatkan bukti berupa plastik klip berisikan kristal putih sabu, dua plastik klip sisa pakai, satu alat hisap sabu/bong, korek api gas, tiga sedotan, ponsel, kotak rokok dan uang tunai Rp 1,795 juta.

Lalu diadakan pengembangan terhadap dua orang lainnya yakni IR dan RY yang diamankan di rumahnya masing-masing.

Untuk penangkapan RY, didapat barang bukti satu plastik klip kecil berisikan kristal putih sabu sisa pakai, dua plastik klip kecil kosong sisa pakai, satu plastik klip sedang kosong sisa pakai, satu timbangan digital, lima sedotan, tiga ponsel dan uang tunai Rp 200 ribu.

Lalu dari tangan IR diamankan dua plastik klip berisikan kristal putih diduga sabu, satu plastik klip sisa pakai, alat hisap sabu/bong, tiga sedotan, ponsel, kotak rokok dan kaca pirek.

Kini ketiga tersangka itu dilakukan penyidikan di Satresnarkoba Polres Tanggamus dan dijerat pasal 114 atau 112 Nomor 35 Tahun 2009 ancaman minimal empat tahun penjara. (*)

Profil Administrator

Administrator


Komentar




Komentar Facebook