Personel Gabungan Sat Sabhara Polres Tanggamus dan Polsek Semaka Bersihkan Rumah Warga

Administrator   |   Kegiatan Polres Tanggamus  |   Rabu, 15 Januari 2020 - 16:30:35 WIB   |  dibaca: 442 kali
Personel Gabungan Sat Sabhara Polres Tanggamus dan Polsek Semaka Bersihkan Rumah Warga

Gabungan Anggota Polres Tanggamus saat Melaksanakan Gotong Royong di Dusun Sukarame Pekon Way Kerap, Semaka, Rabu (15/1/20).

TANGGAMUS - Pasca banjir bandang yang membuat rumah-rumah warga tertutup material tanah dan lumpur. Personel gabungan Sat Sabhara Polres Tanggamus, Polsek Semaka bersama warga melaksanakan gotong royong, Rabu (15/1/20) siang.

Sebab upaya gotong royong yang sudah dilakukan warga selama ini tapi pemberesan belum selesai, dan membuat masyarakat kehabisan tenaga, keletihan, kesehatan menurun tapi masih banyak yang harus diperbaiki.

Pembersihan rumah warga dipimpin langsung Kapolsek Semaka Iptu Heri Yulianto dan Kaur Bin Ops Sat Sabhara Polres Tanggamus Ipda Sukarjo melibatkan belasan personel gabungan.

Belasan personel itu melakukan penggalian material yang pasir bercampur tanah guna membuat jalur air atau siring, selain itu juga membantu pendirian dapur warga yang sempat roboh diterjang banjir pada, Kamis (9/1/20) malam lalu.

Kapolsek Semaka Iptu Heri Yulianto, mengatakan semula pihaknya melakukan patroli bersama dengan Satuan Sabhara, Polres Tanggamus di jalan lintas barat ruas Semaka.

Selanjutnya menjumpai warga yang masih membutuhkan bantuan tenaga untuk bereskan sisa-sisa banjir, seperti di RT 3, RW 3, Pekon Way Kerap, Kecamatan Semaka.

"Kami bersama-sama bergotongroyong dengan warga membereskan sisa-sisa banjir dan memperbaiki rumah warga," kata Iptu Heri Yulianto didampingi Ipda Sukarjo.



Ia menambahkan, tujuan kegiatan tersebut untuk mengurangi beban moril yang dialami warga. Harapannya dengan bantuan mereka bisa kembali dan kerusakan bisa diatasi

Terkait laporan permintaan alat berat, Iptu Heri Yulianto, mengaku akan menyampaikan ke pihak yang berwenang. Supaya permintaan warga untuk tanggul segera diwujudkan.

"Untuk permintaan warga terkait pengadaan alat berat, akan koordinasikan terlebih dahulu dengan pihak terkait," pungkasnya.

Sementara itu Mukti warga yang dibantu pendirian dapur rumahnya mengucapkan terima kasih atas bantuan kepolisian. "Maturnuwun, terima kasih bantuannya bapak-bapak polisi," kata pria 66 tahun itu.

Ditempat sama, Manto (36) juga mengucapkan terima kasih atas bantuan pembuangan material banjir di rumahnya.

"Terima kasih atas dibantunya gotong royong, sebenarnya masih kurang sebab kami juga butuh dibuatkan tanggul penahan air, karena rumah kami rendah.

Ia juga berharap, pemerintah dapat memasukan alat berat untuk membuat tanggul permanen guna mencegah banjir kembali masuk ke rumah.

"Harapan kami, alat berat bisa dimasukan kesini guna membenahi pasca banjir ini," pungkasnya. (*)

Profil Administrator

Administrator

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar




Komentar Facebook