Dua Warga Pesawaran Tenggelam di Pantai Cukuh Balak Tanggamus

Administrator   |   Peristiwa  |   Rabu, 01 Januari 2020 - 18:51:50 WIB   |  dibaca: 19956 kali
Dua Warga Pesawaran Tenggelam di Pantai Cukuh Balak Tanggamus

Petugas saat Memeriksa Jenazah Kedua Korban di Puskesmas Cukuh Balak, Tanggamus.

TANGGAMUS - Terseret arus laut Pantai Tengor, Kecamatan Cukuh Balak Kabupaten Tanggamus, dua warga Desa Kertasana, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran meninggal dunia, Rabu (1/1/2020) siang.

Keduanya merupakan ayah dan anak bernama Safrudin (50) pekerjaan buruh dan Saifullah (17) pekerjaan pelajar yang awalnya berniat merayakan tahun baru dipantai tersebut.

Kapolsek Cukuh Balak Polres Tanggamus Ipda Eko Nugroho, SH. M.Si mengungkapkan lokasi kejadian tenggelamnya dua warga itu berada di Pantai Dusun Penantian Pekon Tengor Cukuh Balak.

"Pantai tersebut biasa disebut pantai karang bebai namun tidak dikelola oleh masyarakat. Jadi warga biasanya datang dan pergi untuk mandi disana," ungkap Ipda Eko Nugroho mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM.

Ipda Eko menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 11.30 WIB, para korban mandi di pantai tersebut, lalu melihat keluarganya Rizki (8) terseret ombak ke tengah laut.

Kedua korban berusaha menyelamatkannya, namun diduga dikarenakan korban tidak bisa berenang lalu korban terbawa arus laut ke tengah dan tenggelam.

"Untuk Rizki, berhasil diselamatkan. Namun kedua terseret ombak ketengah laut dan baru sekitar jam 12.00 WIB korban dapat di temukan dan sudah dalam keadaan meninggal dunia," jelasnya.

Menurut Ipda Eko, penyelamatan dilakukan petugas bersama tagana serta warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut. Untuk itu, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mengevakuasi korban.

"Kami ucapkan terima kasih atas seluruh bantuan tim gabungan yang telah membantu evakuasi dan penyelamatan Rizki," ucapnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan medis, saat ini kedua korban telah diserahkan kepada keluarganya di Kedondong Pesawaran guna proses pemakaman.

"Tadi juga udah di lakukan visum oleh pihak medis hasil sementara tidak terdapat tanda kekerasan. Korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga," pungkasnya. (*)

Profil Administrator

Administrator


Komentar




Komentar Facebook