Polsek Pugung Cek TKP dan Korban Tenggelam di Lubuk Sungai Merabung

Administrator   |   Peristiwa  |   Rabu, 13 November 2019 - 22:22:50 WIB   |  dibaca: 7975 kali
Polsek Pugung Cek TKP dan Korban Tenggelam di Lubuk Sungai Merabung

Lokasi Lubuk TKP Tenggelamnya Korban.

TANGGAMUS - Diduga tidak bisa berenang, bocah berusia 10 tahun bernama Karolan Malik Eksel tenggelam di Lubuk Sungai Merabung Dusun Tase 1 Pekon Tangkit Serdang Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus, Rabu (13/11/19).

Kapolsek Pugung Polres Tanggamus Ipda Okta Devi, SH mengungkapkan, korban merupakan warga Kelurahan Pidada Kecamatan Panjang Kota Madya Bandar Lampung.

"Peristiwa tenggelamnya korban diketahui oleh para saksi sekitar pukul 14.30 Wib," ungkap Ipda Okta Devi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM, Rabu (13/11) malam.

Menurut Ipda Okta Devi, korban berada di Pekon Tangkit Serdang bersama ibunya sejak kemarin Selasa, 12 November 2019 dan menginap di rumah neneknya untuk menghadiri acara pernikahan kerabatnya.

"Sebelum kejadian, korban tidak terlihat oleh ibunya dilokasi hajatan sejak pukul 10.00 Wib, ibunya dan keluarga juga sudah berusaha mencari korban di sekitar lokasi hajatan dan Pekon Tangkit Serdang namun tidak ditemukan," ujarnya.

Dijelaskan Ipda Okta Devi, tubuh kornan awalnya ditemukan anak-anak, kemudian mereka memberitahukan kepada saksi Mustofa (45), Supangat (51) dan Suparjo (55) yang sedang berada di lokasi hajatan, kemudian para saksi langsung berlari menuju TKP yang jaraknya sekitar 200 meter dengan lokasi hajatan.

Disana, para saksi melihat korban terapung dan langsung mengevakuasi ke pinggir kali serta memberikan pertolongan pertama kepada korban, namun setelah di periksa oleh petugas medis Puskesmas Rantau Tijang, korban dinyatakan meninggal.

"Korban disemayamkan di rumah neneknya dan akan di kebumikan besok pagi, sebab menunggu ayahnya dari Bandar Lampung," jelasnya.

Lanjutnya, atas peristiwa tersebut pihaknya selain mendatangi TKP, memeriksa korban, meminta keterangan saksi juga membuat laporan polisi model A dilengkapi sket TKP dan dokumentasi.

Ditambahkan Ipda Okta Devi, berdasarkan keterangan keluarganya, ayah korban bernama Suradi tidak ikut ke Pekon Tangkit Serdang di karenakan sedang bekerja di Bandar Lampung.

Kemudian, korban tidak memiliki penyakit, keluarga menganggap peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak untuk di lakukan otopsi.

"Tidak ditemukannya luka luar pada bagian tubuh korban. Dugaan sementara korban tenggelam akibat mandi dilubuk dan tidak bisa berenang," imbuhnya.

Atas peristiwa tersebut Kapolsek menghimbau, masyarakat untuk lebih memperhatikan anak-anak ketika sedang bermain. "Mari sama-sama untuk lebih memperhatikan anak kita, sehingga dapat terhindar dari hal yang tidak diinginkan," pungkasnya. (*)

Profil Administrator

Administrator

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar




Komentar Facebook