Sempat Dilaporkan Hilang, Warga Tanggamus Ditemukan di Pinggir Sungai

Administrator   |   Peristiwa  |   Selasa, 11 Juni 2019 - 22:49:01 WIB   |  dibaca: 825 kali
Sempat Dilaporkan Hilang, Warga Tanggamus Ditemukan di Pinggir Sungai

Foto Kakek Astoro Saat Dilaporkan Hilang Oleh Keluarganya.

TANGGAMUS - Sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya, Astoro pria berusia 65 tahun, warga Pekon Pajajaran, Kecamatan Kotaagung Barat, Kabupaten Tanggamus akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat, Selasa (11/6/19) pagi.

Namun kakek yang hilang selama tiga hari lalu tepatnya Sabtu (8/6/19) malam, diketemukan dalam kondisi dehidrasi serta mengalami luka lecet dibeberapa bagian tubuhnya.

Astoro ditemukan pertama kali oleh 2 bocah berumur 5 tahun Resti dan Rido ketika keduanya dibawa oleh orang tuanya Hendri ke kebun yang dekat dari ditemukannya kakek tersebut.

Kapolsek Kota Agung Polres Tanggamus AKP Muji Harjono, SE mengungkapkan, kakek yang dilaporkan hilang tersebut ditemukan pagi tadi sekitar pukul 09.00 Wib.

"Berdasarkan keterangan saksi-saksi, Astoro diketemukan sekitar 2 KM dari rumahnya, oleh warga dalam posisi duduk di pinggir sungai Way Lunik Pekon Maja Kecamatan Kota Agung Barat, Tanggamus," ungkap AKP Muji Harjono mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM.

Kakek Astoro Dalam Perawatan Keluarga (Foto : Istimewa)

Kakek Astoro Dalam Perawatan Keluarga (Foto : Istimewa)

AKP Muji Harjono memastikan, Astori saat ini dalam kondisi baik dan sudah dapat berbicara. Dan kakek tersebut mengalami luka lecet akibat terjatuh dari tebing 30 meter di sekitar sungai Way Lunik Pekon Maja.

"Berdasarkan keterangan korban dan saksi-saksi korban terjatuh ke tebing sungai sehingga korban merayap ke pinggir sungai," jelasnya.

Kesempatan itu AKP Muji Harjono berpesan kepada masyrakat agar lebih memperhatikan keluarga yang membutuhkan pengawasan khusus seperti orang tua maupun anak-anak.

Sebab, berdasarkan informasi keluarga hilangnya Astoro ketika yang bersangkutan hendak buang air besar (BAB) di sungai pada malam hari dengan kondisi gelap.

"Ya sekiranya untuk pencegahan manula maupuan anak-anak bermain dikali, buatlah MCK di rumah sehingga keluarga dapat terawasi," himbaunya.

Terpisah, Raman salah satu menantu kakek Astoro, menceritakan, sebelum dinyatakan hilang, Astoro pada Sabtu malam (8/6/9) sekitar Pukul 19.30 WIB masih terlihat masih mengobrol dirumah tetangganya.

Kemudian ia berpamitan dan pulang kerumah.  Namun sekitar Pukul 21.30 Wib, ada tetangganya yang melihat dia keluar rumah, pakai sarung, ke arah kali Way Maja. Pihak keluarga langsung melaporkan hilangnya Astoro ke aparatur pekon, juga ke aparat kepolisian.

“Waktu hilang sudah di cari ke kali nggak ada. Kemudian kami dibantu warga cari sampai ke Gunung, tapi nggak ada juga. Maka saya lapor ke aparat pekon dan Polsek," kata Raman.

Raman merasa sangat bahagia ketika pagi tadi, Hendri memberikan kabar baik setelah menemukan orang tuanya dalam keadaan sehat walaupun ada luka lecet ditubuhnya akibat terjatuh di tebing.

"Pagi tadi sekitar pukul 9, Hendri datang tergesa-gesa memberikan kabar baik itu dan bersama warga kami langsung membawa orang tua kami ke rumah. Untuk kondisi saat ini cukup baik dan bapak sudah bisa bicara," ucapnya melalui sambungan telfon. (*)

Profil Administrator

Administrator

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook