Sat Lantas Polres Tanggamus Bersama Stakholder Periksa Kelaikan Angkutan Bus, Ini Hasilnya ?

Administrator   |   Lalu Lintas  |   Senin, 13 Mei 2019 - 15:27:55 WIB   |  dibaca: 129 kali
Sat Lantas Polres Tanggamus Bersama Stakholder Periksa Kelaikan Angkutan Bus, Ini Hasilnya ?

Kasat Lantas AKP Dade Suhaeri saat memasang stiker di bus yang laik menjadi angkuta lebaran 2019.

PRINGSEWU - Sebanyak 25 kendaraan bus angkutan lebaran yang beroperasi di wilayah hukum Polres Tanggamus diperiksa uji kelaikan jalan di Terminal Gading Rejo, Pringsewu, Senin (13/5/19).

Hasil pemeriksaan hanya ada 6 unit kendaraan bus yang laik jalan, sementara 19 kendaraan lainnya tidak laik jalan akan dilakukan pemeriksaan ulang agar dapat beroperasi sebagaimana mestinya. Kemudian, pemeriksaan surat-surat kelengkapan kendaraan ditemukan dua kendaraan yang suratnya tidak lengkap sehingga dilaksanakan penindakan dengan tilang.

Selain kendaraan, juga dilakukan pemeriksaan kesehatan kepada pengemudi, namun tidak ditemukan kendala kesehatan para sopir.

Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Dade Suhaeri, S.Kom mengungkapkan, pemeriksaan kelayakan kendaraan angkutan umum dan pemeriksaan kesehatan pengemudi dilaksanakan dalam rangkaian Operasi Keselamatan Krakatau 2019 dan Persiapan Operasi Ketupat Krakatau 2019.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Tanggamus menggandeng stakeholder terkait yakni Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan Jasa Raharja Kabupaten Pringsewu bertujuan menciptakan Kamseltibcar Lantas di Wilayah Pringsewu.

Lalu, meningkatkan disiplin kepada para pengendara atau sopir angkutan umum yang berkeselamatan dalam berkendara serta meminimalisasi pelanggaran lalu lintas yang akan menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

"Hasil pemeriksaan hanya 6 Bus yang laik jalan dan langsung ditempel stiker Angkutan Lebaran Tahun 2019," ungkap AKP Dade Suhaeri mewakili Kapolres Tanggamus  AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM dalam keterangannya.

AKP Dade Suhaeri menjelaskan, adapun 19 kendaraan yang tidak laik jalan ditemukan kekurangannya seperti ban gundul, lampu penunjuk arah mati, rem tangan tidak berfungsi, serta alat keselamatan di dalam bus yang tidak tersedia.

"Terhadap ke 19 bus tersebut akan dilakukan pemeriksaan ulang dan telah direkomendasikan agar segera melengkapi kendaraannya serta peralatan keselamatan sesuai aturan," jelasnya.

Ditambahkan AKP Dade Suhaeri, kesempatan itu juga pihaknya memberikan himbauan tentang tertib berlalu lintas selama Ops Keselamatan Krakatau 2019 dengan membagikan leafleat himbauan.

"Diharapkan melalui kegiatan tersebut dapat mencegah terjadinya kecelakaan angkutan bus lebaran 2019," pungkasnya. (*)

Profil Administrator

Administrator

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook