Sambang Duka, Bhabinkamtibmas Hantarkan Penderita Kanker Tulang yang Meninggal Hingga ke Pemakaman

Administrator   |   Bhabinkamtibmas  |   Jumat, 10 Mei 2019 - 00:01:05 WIB   |  dibaca: 4509 kali
Sambang Duka, Bhabinkamtibmas Hantarkan Penderita Kanker Tulang yang Meninggal Hingga ke Pemakaman

Bhabinkamtibmas Polres Tanggamus Brigadir Manurung saat mengantarkan jenazah Laila ke Pemakaman, Kamis (9/5/19) malam.

TANGGAMUS - Masih ingat Laila Titik Wahyuni (15), seorang pelajar kelas 9 SMPN Negeri 2 Ulu Belu Tanggamus penderita tumor tulang pada kaki kirinya pada awal 2018 lalu. Laia saat itu sempat dirawat di RSU Abdul Muluk serta RS Cipto Mangunkusomo hingga kaki kirinya dilakukan tindakan medis amputasi guna mencegah penyebaran penyakit kanker remaja yatim piatu tersebut.

Kini, gadis mungil tersebut telah tenang dipanggil Allah, SWT setelah ia melakukan sejumlah kemoterapi di Rumah Sakit di Bandar Lampung.

Hal itu dikatakan Kapolsek Pulau Panggung Polres Tanggamus AKP Budiharto, SH saat menyampaikan berita duka meninggalnya Laila.

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un, telah meninggal dunia ananda Laila Titik Wahyuni, Yatim Piatu Penderita Kanker Tulang warga Pekon Gunung Sari Kecamatan Ulu Belu, sore tadi" kata AKP Budi Harto melalui Whatsapp, Kamis (9/5/19) malam.

Menurut AKP Budi Harto, saat ini jenazah bungsu dari 5 bersaudara yatim piatu yang sebelumnya dirawat oleh pamannya itu telah dimakamkan.

BERITA SEBELUMNYA : http://polrestanggamus.com/berita/2018/04/15/344/laila-pelajar-smp-diduga-kanker-tulang-butuh-uluran-tangan

"Malam ini juga, jenazah dimakamkan di TPU Pekon Gunung Sari," tegasnya.

Terpisah, Bhabinkamtibmas Pekon Gunung Sari Brigadir M. Manurung mengungkapkan Laila meninggal dunia di RS Urip Sumoharjo, Kamis (9/5) sekitar pukul 14.00 Wib.

Kemudian, jenazahnya langsung dibawah ke Ulu Belu oleh keluarga dan aparat Pekon Gunung Sari guna proses pemakaman.

"Berdasarkan informasi kepala Pekon, Laila mengalami keluhan sakit sejak 3 hari lalu sehingga di Rawat di RS Urip Sumoharjo, namun sore tadi meninggal dunia. Malam ini juga langsung dimakamkan," kata Brigadir Manurung melalui sambungan telfon.

Terpisah, Kepala Pekon Gunung Sari, Kuswanto menjelaskan bahwa sejak bulan April 2019, almarhumah Laila telah 3 kali mengalami gangguan kesehatan.

Pihaknya bersama warga yakni Edi Muhtar, Yusup Subagio, Ibu Ruminah yang selama ini peduli, dengan memfasilitasi dan membawanya ke RS Urip Sumoharjo guna dilakukan perawatan namun kehendak Allah, SWT, Laila meninggal dunia sore tadi.

"Benar, Laila meninggal sore tadi dan malam ini langsung dimakamkan," jelasnya.

Ia juga menjelaskan, selama ini perawatan Laila banyak dibantu oleh donatur-donatur yang tidak dapat disebutkan satu persatu, namun ia masing mengingat jumlah sumbangan dalam perawatan Laila sekitar Rp. 128 juta.

Namun itu juga belum termasuk barang-barang berupa alat elektronik yang diberikan oleh sejumlah komunitas yang datang dan memberikan langsung kepada Laila semasa hidupnya.

Kesempatan itu, ia menyampaikan ribuan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat atas kepedulian terhadap Laila selama setahun belakangan.

"Atasnama Kepala Pekon, kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan sejumlah komunitas atas kepedulian dan bantuan kepada Laila," ucap Kuswanto.

Tak lupa Kakon juga mengapresiasi Polres Tanggamus melalui Bhabinkamtibmasnya Brigadir Manurung yang selalu peduli kepada masyarakat khususnya Laila bahkan hingga mengantarkannya ke pemakaman.

"Terima kasih kami sampaikan kepada Bhabinkamtibmas, semoga terus bersinergi dengan pemerintahkan pekon dan masyarakat Gunung Sari," pungkasnya. (Tim Sosial)

Profil Administrator

Administrator

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar




Komentar Facebook