Mengaku Anggota Polda Lampung, Dipastikan Musahir Polisi Gadungan

Administrator   |   Nasional  |   Jumat, 07 Desember 2018 - 08:08:01 WIB   |  dibaca: 2386 kali
Mengaku Anggota Polda Lampung, Dipastikan Musahir Polisi Gadungan

Kartu Tanda Anggota (KTA) Polda Lampung Palsu.

TANGGAMUS - Polda Lampung memastikan bahwa identitas pria tampan yang beredar di pesan berantai WhatsApp adalah polisi gadungan.

Pesan berantai Whatsapp yang berisi imbauan sempat beredar di masyarakat. Pesan tersebut memuat foto seorang pria tampan yang disebut sebagai polisi gadungan.

Isi pesan berisi imbauan terhadap masyarakat agar berhati-hati. Berikut, isi pesan berantai WhatsApp yang beredar.

"Mohon rekan-rekan sahabatku, apabila mendapati Org tsb agar diamankan, karena ybs adalah Polisi Gadungan, modus Penipuan, terutama Anak2 gadis, para orang tua agar Waspada'"

Pesan tersebut dilampiri foto seorang pria layaknya anggota polisi. Selain foto wajah, foto kartu tanda anggota pria tersebut juga terlampir.

Di dalam kartu, tertulis nama Musahir SH, dengan NRP nomor 89030022 dan bertugas di Polda Lampung.



Tak hanya itu, ada juga lampiran surat pengajuan cuti pria tersebut dari satuannya di Jatanras Ditkrimmum Polda Lampung.

Menanggapi beredarnya pesan berantai WhatsApp tersebut, Kabid Humas Polda Lampung Komisaris Besar Sulistyaningsih memastikan, identitas pria bernama Musahir yang mengaku bertugas di Polda Lampung itu, tidak ada.

Foto pria tampanyang menamakan diri sebagai Musahir, anggota Polda Lampung diduga untuk melakukan penipuan. Polda Lampung memastikan pria tersebut bukan anggotanya.

"Karena banyak laporan dari masyarakat, maka kami lakukan pengecekan. Hasilnya Musahir NRP Nomor: 89030022 tidak ada sebagai anggota polisi yang bertugas di Polda Lampung ini," ungkap Sulistyaningsih, Rabu, 5 Desember 2018.

Sulistyaningsih menegaskan bahwa pria tersebut dimungkinkan adalah polisi gadungan. "Kami sudah banyak sekali mendapat telepon, terutama dari ibu-ibu yang menanyakan kepada kami Identitas pria tersebut. Kami sampaikan sekali lagi bahwa pria dengan identitas tersebut adalah polisi gadungan," tegasnya.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah tertipu dengan tampang serta pakaian yang dikenakan. Apalagi, ia mengaku-ngaku sebagai anggota polisi.

"Untuk masyarakat, kami imbau untuk tetap berhati-hati, jangan mudah percaya, terutama ibu-ibu. Apabila merasa ragu silakan melapor ke polda atau polres di bagian SDM atau SUMDA, nanti akan ketahuan apakah polisi benaran atau gadungan," tutupnya.

Sementara, Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, Ajun Komisaris Besar Ruli Andi Yunianto mengaku sudah menerima info terkait pria mengaku polisi dan bertugas di Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung.

"Sementara sudah dengar informasi tersebut," ungkapnya.

Terkait KTA dan surat cuti yang sempat beredar, Ruli mengatakan, surat tersebut palsu. "Tapi emang dari cara buatnya, palsu semua," timpalnya.

Sampai saat ini, kata Ruli, korban dari Lampung belum ada. "Korban dari Lampung belum ada, informasi sementara itu viral di Padang. Kalaupun ada korban di Lampung, silakan melapor," tutupnya. (*)

Sumber : Tribunnews.com

Profil Administrator

Administrator

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar




Komentar Facebook