Polisi Bongkar Kuburan Diduga Mayat Bayi di Pagelaran, Hasilnya Sungguh Mencengangkan

Administrator   |   Peristiwa  |   Rabu, 17 Oktober 2018 - 17:14:12 WIB   |  dibaca: 12097 kali
Polisi Bongkar Kuburan Diduga Mayat Bayi di Pagelaran, Hasilnya Sungguh Mencengangkan

Anggota Polsek Pagelaran saat meminta keterangan saksi-saksi, Rabu (17/10) siang.

PRINGSEWU - Terkait informasi penemuan diduga mayat bayi yang telah dikubur warga pada pagi tadi, Selasa (17/10/18) di Rt. 12 Dusun 4 Pekon Gumukrejo Kecamatan Pagelaran, Kapolsek Pagelaran langsung berkoordinasi dengan aparatur Pekon/Kecamatan setempat.

Selain itu, tim Indonesia Automatic Finger Print Identification System (Inafis) atau Identifikasi Tempat Kejadian Perkara Polres Tanggamus juga diterjunkan di lokasi.

Sebab atas beredarnya isu penguburan diduga mayat bayi tersebut, membuat heboh warga pekon setempat bahkan jagad maya wilayah Kabupaten Pringsewu.

Namun, hasilnya sangat mencengangkan, karna setelah dilakukan pembongkaran kantong plastik bukan berisi mayat bayi, melainkan sejumlah bangkai ikan sapu-sapu yang biasa ditemukan disaluran irigasi atau got.

"Dapat dipastikan, setelah dilakukan pembongkaran, kantong plastik terbungkus kain tersebut berisi bangkai ikan sapu-sapu namun jumlahnya tidak dapat dihitung karena sudah busuk," kata Iptu Edi Suhendra mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK. M.Si. melalui sambungan telfon, Rabu (17/10) pukul 17.00 Wib.

Menurut Kapolsek, pembongkaran dilakukan berdasarkan hasil koordinasi bersama masyarakat setempat, masyarakat meminta kuburan diduga mayat bayi tersebut agar dapat dibongkar.

"Guna memastikan dugaan yang dikubur masyarakat itu mayat bayi atau bukan, maka tadi kita bongkar disaksikan pihak terkait dan masyarakat setempat," ujarnnya.

Kapolsek menjelaskan, kantong plastik berisi diduga mayat bayi awalnya ditemukan didalam irigasi yang tidak terpakai di wilayah itu oleh saksi Zaelani (70) sekitar pukul 10.00 Wib.

Karena saksi melihat dalam bungkusan diduga kaki bayi, juga karena baunya yang menyengat kemudian bersama saksi lainnya Taro (60), Marwiyah (60) dan Marno (60) menguburkannya di dekat lokasi penemuan dan sekitar pukul 12.00 Wib ada warga melaporkan ke Polsek Pagelaran. Juga dimedia sosial ada masyarakat memposting hal itu sehingga membuat heboh warga khususnya di Kabupaten Pringsewu.

"Setelah kita bongkar, bungkusan itu bukan kaki bayi, namun tulang ikan sapu-sapu" jelasnya.

Kesempatan ini Iptu Edi Suhendra, menghimbau masyarakat apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan agar segera melaporkan ke Polsek.

"Masyarakat jika menemukan sesuatu yang mencurigakan agar cepat melapor, tidak mengambil tindakan sendiri sehingga dapat berakibat memunculkan informasi yang tidak benar," himbaunya. (*)

Profil Administrator

Administrator

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook