Polisi Cek TKP Jatuhnya Pekerja di Proyek Masjid Islamic Center Pringsewu

Administrator   |   Kriminalitas  |   Kamis, 20 September 2018 - 17:03:26 WIB   |  dibaca: 2142 kali
Polisi Cek TKP Jatuhnya Pekerja di Proyek Masjid Islamic Center Pringsewu

Kapolsek Pringsewu Kota Kompol Eko Nugroho, SIK bersama anggotanya mengecek TKP jatuhnya dua pekeerja di Proyek Pembangunan Masjid Islamic Center Pringsewu, Kamis (20/9) siang.

PRINGSEWU - Polsek Pringsewu Kota Polres Tanggamus melaksanakan pengecekan TKP kecelakaan kerja yang terjadi di proyek pembangunan Islamic Center Kabupaten Pringsewu, Kamis (20/9/18).

Atas peristiwa tersebut, selain mendatangi TKP, tindakan kepolisian Polsek Pringsewu juga memasang police line, memeriksa saksi-saksi dan engamankan barang bukti.

Kapolsek Pringsewu Kota Kompol Eko Nugroho, SIK. mengungkapkan kecelakaan kerja tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 Wib, mengakibatkan seorang pekerja meninggal dunia dan seorang lagi dalam perawatan di RSU Abdul Muluk Bandar Lampung.

"jatuhnya 2 orang pekerja dari atas scafbuilding saat pemasangan plafon GRC di Proyek Pembangunan Masjid Islamic Center di Pekon Fajar Agung Barat mengakibatkan satu orang pekerja meninggal dunia," ungkap Kompol Eko Nugroho mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK. M.Si.

Identitas korban meninggal dunia, lanjut Kompol Eko Nugroho yaitu Endrianto (19) alamat Desa Jalatunda Rt 2 Rw 5 Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjar Negara Jawa Tengah.

"Untuk korban yang masih dalam perawatan beridentitas Edi (23) alamat Banjarnegara Jawa Tengah," ujarnya.

Kompol Eko Nugroho menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi-saksi peristiwa bermula sekitar pukul 09.30 Wib, kedua korban sedang mengerjakan pengelasan tulang plafon GRC dikubah atas dibagian dalam bangunan masjid islamic Center.

Kemudian kedua korban berpindah pijakan skafbuilding (perancah), pada saat memindahkan balok untuk berpindah pijakan skafbuilding korban masih memakai safety belt, ketika 2 balok sudah dipindahkan ke skafbuilding, kedua korban hendak berpindah keatas balok 2 dengan melepas body harnes (pelindung diri) yang dipakainya.

"namun sebelum sempat berpindah dan menaikan balok ke 3, balok tempat korban berpijak patah dan mengakibatkan kedua korban terjatuh dari ketinggian sekitar 7-8 meter," tandasnya. (*)

Profil Administrator

Administrator

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar




Komentar Facebook